Inilah kata-kata ucapan selamat ulang tahunku kepada dosen yang selalu dalam ingatanku. Dia yang pernah mengajari aku banyak hal tentang bahasa Melayu dan adat Melayu sebelum ini. Meskipun aku orang Melayu, tapi adat itu mulai terkikis. Aku bahagia pernah belajar dengan dia. Aku tak menyangka dia akan memberiku hadiah berupa puisi pula. Aku mungkin mahasiswanya yang paling nakal.
Sesungguhnya kehidupan dunia hanyalah permainan dan senda gurau. Dan jika kamu beriman dan bertakwa, Allah akan memberikan pahala kepadamu dan Dia tidak akan meminta harta-hartamu. (Muhammad: 37)
Selasa, 31 Januari 2012
Aku Ingin Pergi
Hari banyak peristiwa yang aku alami. Aku baru saja pulang dari Rumah sakit Umum. Mengantarkan teman atau dosen saya yang sejak tadi, terbaring di musollah Fakultas FKIP. Pagi tadi, aku lagi emosi dengan seorang mahasiswa yang tak bisa terima nilainya dikasi E. Konsekuensi kalau tidak masuk sebanyak 4 kali akan dapat nilai E. Dia melakukan itu, lalu minta aku untuk perbaikinya. Mana mugkin aku akan melakukan hal yang dia mau.
Senin, 30 Januari 2012
Ananda, hindari Berputus Asa
Ananda... Setan selalu menjanjikan kita untuk berputus asa. Misal dalam
mengerjakan tugas, apatah lagi yang sedang menulis skripsi. Saat-saat
yang sangat berat. Nah, ketika kita mengalami itu, maka kita harus
mengingat bahwa Allah menciptakan kita bukan untuk membuat kita susah,
melainkan membuat kita senang dan bersyukur.
Ananda... Hilangkan rasa kantuk belajarmu
Sebongkah kesombongan muncul ketika kita berniat, memulai mengikuti dan mengakhiri proses belajar mengajar dengan pendidik tertentu. Belajar adalah ibadah. Setan tentu tidak senang dengannya. Ketika kau merasakan berat, hingga menyebabkan dirimu mengantuk seperti yang diceritakan sebagian dosen-dosen prodi kita kepadaku. Berupayalah untuk sempurna minggu berikutnya dengan orang tersebut. Perlu anada sadari, ketika kita memperhatikan dosen yang sedang mengajar, setan mulai berkeliaran melemparkan tepung-tepungnya ke mata kita. Tepung itu membuat kita perih, berair. Lalu, kita coba mengkucek-kucekkanya sehingga mata merah. Ngantuk memang. Apatah lagi ketika kita berhadapan dengan seorang pendidik yang menggunakan sistem ceramah di depan kelas tanpa memberi kita peluang untuk berbagi ilmu.
Kamis, 26 Januari 2012
Cara Mengobati Rasa Rindu
Rasa rindu itu hadir tanpa diduga. Suka-suka saja dia datang. Rindu pada Allah. Melihat seorang tua, lalu kita teringat pada masa kecil kita. Terbayang dipelupuk mata Bapak dan Mak kita, abang, adik seeta keluarga yang menjadi geutan jiwa sepanjang hayat kita.
Kadang-kadang kita tengah bekerja, lalu teringat sama mantan yang kini sudah menjadi milik orang lain. Merinduinya bukanlah hal yang salah, tapi kita tak boleh memberi tahunya. Pada musuh juga kita bisa merasakan rindu, karena kalau takj ada musuh, kita tidak akan berusa untuk hidup sempurna di mata manusia lain.
Rabu, 25 Januari 2012
Dhandy Purnama: Kenangan dari SMPN 31
Beberapa waktu lalu, aku mengantar mahasiswa PPL. Aku mengantar mahasiswa yang bukan jurusanku ke sekolah itu. Jauh memang tempat itu. Tapi Hutan. Indah dilihat dan menyejukkan mata. Aku mengenal beberapa mahasiwa yang sebelum ini aku kenal. aku juga mengenal beberapa orang guru disana. Aku lihat mereka seakan tak percaya kalau aku seorang dosen. Apatah lagi sebagai seorang Ketua Jurusan.
Satu diantara guru itu, aku panggil kak Dewi. Orangnya sangat tegas dan berwibawa. Dia baik sepertinya. Semua itu terpancar dari pandangannya yang garang itu terdapat genanag air mata yang sulit tertumpah. Lalu kami bercerita banyak. Dari soal kehidupan sampai persoalan jodoh.
Kalau Kau menyapa DINDA
Lama sudah aku tak menulis. Hari ini aku diberi kesempatan. Semua ini berkat bantuan sahabatku Agus Baskara. Lama modem aku gak digunakan. Secara tak sengaja sabtu kemarin aku mejeng di ruang dosen. Setelah sekian lama tak ke sana. Cerita punya cerita, aku dibantuin perbaiki modemku yang rusak.
Hal pertama yang ingin aku ceritakan adalah, aku ingin mengungkapkan kerinduanku yang kian lama terpendam pada seseorang. Kehadirannya pada malam Tahun baru 2012, menjelmakan rasa yang kian lama tak punya tempat aku serahkan. Dia sebenarnya teman kecilku. Teman sekolahku waktu SD, MTs dan di UNRI.
Aneh memang bicara soal rindu. Perasaan yang mendadak menjdi berbunga-bunga. Hati yang tiba-tiba berdebar tiap kali mendengar suaranya. Aku mengenalnya sejak lama. Yang aku tahu dia tak pernah pacaran. Dia selalu tergabung dalam kegiatan rohani di sekolah maupun kampus. Aku tak percaya kalau dia menyukaiku.
Selasa, 24 Januari 2012
KEGIATAN DOSEN TETAP
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA FKIP UIR
SEMINAR ILMIAH,
LOKA KARYA, PENATARAN, WORKSHOP, PAGELARAN, PAMERAN, PERAGAAN
TAHUN 2008-2011
Politik Kampus
Hal terpenting di mata sesetengah orang adalah kekuasaan. Padahal, itu tidak. Mereka menganggap naik turunya jabatan mereka karena ketergantungan mereka dengan atasan. Hingga sanggup melakukan apa saja untuk terlihat sempurna di mata pimpinan.
Ibarat kata pepatah yang pernah aku buat di status, "Pijak semutpun tak mati". Mereka lupa kalau semut yang kecil itu, bisa saja membunuh seseorang. Semut akan menggigit kalau terinjak, apatah lagi manusia.
Jumat, 20 Januari 2012
Jelang Pemilihan Dekan FKIP
Lama sudah aku tak menulis. Hari ini aku diberi kesempatan untuk menulis lagi. Setelah Laptop dan modemku diperbaiki oleh temanku di kampus. Sebut saja namanya Agus Bagaskara. Terima kasih Allah, Terima kasih Agus. Sekian lama aku coba menyimpan semua kejadian di otakku. Semua kejadian yang bisa diperkirakan setahun lalu. Lama sungguh aku tak menulis.
Kamis, 15 Desember 2011
Bersabarlah
Wahai Pangeran Syurgaku. Bersabarlah dirimu menghadapi pahitnya hidup yang menghimpit batinmu saat ini. Aku tau, itu tidak mudah untuk dilakukan karena aku tak berada di tempatmu.
Tapi pernahkah engkau merasakan persoalan yang membelenggu di hidupku? Aku bahkan tak dianggap ada oleh orang-orang yang aku pimpin terkadang. Aku hanya dipandang sebelah mata. Setiap hari aku ditunduukan dan dicuekin oleh sikapnya yang terkadang membuat aku terlonta.
Baca Selanjutnya-->
Senin, 12 Desember 2011
SK Perpanjangan
Aku dipanggil oleh PR 1 ini. Aku membantu menyelesaikan sesuatu yang biarlah menjadi rahasia antar aku dan dengannya. Pekerjaan itu sesuai dengan bidangku.
Alhamdulillah aku bahagia mendapat kepercayaannya. Sungguh. Dia adalah salah seorang yang pernah membuatku berada dalam ketidakpahaman saat diwawancara olehnya ketika Agustus 2010. Mungkin saat itu aku kecapean diwawancara oleh PR 2, 3, dan 4. ditambah lagi bulan Ramadhan ketika itu.
Pada kebingungan akhirnya aku yang balik bertanya. Bukannya menjawab pertanyaan. Hahaaa..
"Maaf pak. Bapak tanya apa pak? Saya kok tidak paham."
Pertanyaanku membuat suasana pecah. Akhirnya dia tertawa dengan keadaan kami ketika itu. Lucu.
Hari ini. Dia langsung yang memberi SK perpanjangan itu. Aku yang semula ragu dengan nilai yang diberi fakultas. Akhirnya tambah tak percaya. Kalau poin penilaiannya banyak mendapat A.
Terima kasih ya Allah. Semoga penilain itu benar adanya. Semoga penilaian itu tak membuat aku bangga dan lupa diri. Bantulah hamba untuk menjadi dosen yang bisa mengabdi seluruhnya hidupku demi kesuksesan mahasiswaku. Tak kuharap kelak mereka menjadi orang yang sukses. karena tugasku tak hnaya mengajar, tapi juga mendidik. Ku sudah melakukan itu, bahkan aku sudah korbankan hal yang terbesar dalam hidupku. Yaitu CINTA. Semoga kelak aku menjadi orang yang takwa.
Alpa di Balik Dekapan
aku parah dalm fisik dan kesucianku. berian
hangat jemari putih itu, menumbuhkan jiwa baru. kau selimuti aku. kau
ajak aku menikmati laut, meskipun kau tak pandai berenang
kau ajak aku terbang tinggi patah sayapku hingga ku tak bisa berpaling. kau berikan aku bahu tuk sandaran hati tiap laku lukaku patah. Kini aku jadi berani meskipun kau kekasih orang karena kita adalah benar. suci harap ridho allah.
kau ajak aku terbang tinggi patah sayapku hingga ku tak bisa berpaling. kau berikan aku bahu tuk sandaran hati tiap laku lukaku patah. Kini aku jadi berani meskipun kau kekasih orang karena kita adalah benar. suci harap ridho allah.
Kau beri aku batas pesona. tiap
kali mat mu, menusuk ke sudut percaya itu hingga wujud kau tak lekas lebur tubuh saya dengan tafsir warna2 penggoda agar nyaman bertukar cerita tanya dan
jawan pertanyaan. mengapa biru venus tak kebiruan laut hingga aku tak lagi
takut untuk memilikimu meskipun kau milik dia di bentangan dadamu kau baringkan aku
tiap kali aku dalam gelap hingga terdengar gemuruh hatimu yang berdegup kencang
oleh ulahku. aku tau, kau tlah kunci aku di kamar itu.
Kamar terisi permadani hijau aromaterapi buah apel. Kau aliri aku sungai kebahagiaan, seperti
ikan sebagai penghias lau yang tak pernah tidur. kau lagukan malamku,
bukan dengan nyanyian nafsu, melainkan kalam Allah apalagi yang lebih berarti selain dirimu
dalaf. aku akan berlari menembus hujan. buat mengantar ukiran diary
yang memsan secangkir teh hangat yang mengirimu sedert pesan bahwa aku bukan sehat yang sebentar lagi
mati. aku tetap yakin, tuhan menyatukan kita kelak
Jumat, 09 Desember 2011
Salam Bisu untuk sahabatku Marhadi
Aku sengaja melakukan ini. Aku ikhlas kau marah padaku sobat. Aku capek disalahkan oleh orang yang mencintaimu itu. Dia terlalu lama berharap padamu. Tapi kau tak pernah pedulikan itu. Bahkan dia sangat marah dan cemburu padaku.
Kita hanya sahabatan. Sejak dulu dan kini. Karena aku seorang perempuan, aku tak ingin dia tersakiti.
Tologlah sadari hal ini. Dia sangat mencintaimu. Aku harus melakukan ini. Aku bahkan sengaja tak mengangkat telp dari. Apalagi membalas sms darimu. Bahan aku melakukan hal yang sangat membuat dirimu sakit hati. Aku harus rela menyakiti dan merusak persahabatan kita.
Aku tak mau terlihat baik di hadapanmu. Bahkan aku rela menjadi wanita paling jahat di matamu. Yang jelas aku capek terus-terusan disalahin oleh dia yang sama sekali tak mengenaliku. Aku capek terus-terusan di usik. Aku juga butuh tenang.
Ku harap kau selalu bahagia. Meskipun tanpa aku kini atau esok. Aku percaya Allah itu Adil. Doaku tak pernah putus untukmu.
Ku mohon cairkanlah kebekuan itu sobat. Agar tak ada yang salah.
Percayalah... apapun yang terjadi, kita tetap sahabat meski jarak ada antara kita. Kau di sana dan aku di sini. Aku hanya menjadi bulan yang akan bersembunyi di waktu siang dan mata hari di waktu malam, namun aku tetap akan memberi sinar melalui talian zikirku.
Jika kelak kita punya pasangan masing-masing, aku akan ceritakan kebaikanmu pada mereka sejak tahun 2004 hingga 2011. Bertahun-tahun kau selalu baik padaku. Itu akan menjadi cerita indah dalam arti persahabatan.
Senin, 05 Desember 2011
Abdul Kadir
| Add caption |
Hmmmm... Melihat mahasiswaku yang satu ini, agak sedikit memprihatinkan. Bagaimana tidak. Terkadang aku dikejutkan oleh tingkahnya yang aneh. Suka ngagetin kalau lagi ketemu.
Namun, Banyak hal yang telah dia lakukan untuk membantu aku. Membantu mempopularkan kegiatan yang telah disusun oleh Himpuanan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa FKIP UIR. Dia seorang yang sangat rajin. Dalam segala bidang. Dalam pengarsipan, sertifikat, undangan dan lain sebagainya.
Yang paling membuatku terkesan adalah totalitasnya dalam kepengurusan apapun yang ku minta. Suatu ketika aku mengajarnya yang berada di kelas 2E, pada mata kuliah "Membaca".
Aku sebenarnya meminta dia untuk memprakarsai "Diskusi Ilmiah" yang berhungan dengan membaca. Aku meminta dia mengundang Fatmawati, S.Pd. Alumni yang meraih Pemuncak I FKIP di acara wisuda sarjana Universitas Islam Riau.
Yang ada dalam bayanganku hanyalah acara kecil-kecilan. Tapi, dipagi minggu itu aku dikagetkan dengan sepanduk yang terpasang di Pendopo. Selain itu, aku tak percaya.. Acara diskusi itu diadakan dengan meriah, meskipun maahasiswa hanya mengumpulkan Rp. 3000 per mahasiswa.
Totalitasnya tidak hanya aku yang mengakui. Hal ini dibenarkan juga oleh PD III FKIP UIR lewat kata sambutannya dalam acara penutupan Bulan Bahasa 2011.
Ananda.. Semoga tidak jemu berkarja dan berkreatifitas meskipun banyak duri dan terjal yang menghadang. Allah akan selalu membantu orang yang selalu melakukan ibadah kepadanya. Amin.
Langganan:
Postingan (Atom)
